Image of Tatanan Bandar Udara Nasional

Text

Tatanan Bandar Udara Nasional



Dalam mengorganisasi tatanan bandar udara nasional, dibutuhkan banyak aspek, di antaranya aspek penetapan lokasi, penguasaan dan penggunaan lahan, perairan serta ruang udara di bandar udara, pelaksanaan kegiatan di bandar udara. Bertambahnya jumlah perusahaan penerbangan (operator) mendorong terjadinya persaingan usaha, berupa persaingan kualitas pelayanan dan tarif penerbangan. Dalam penyelenggaraan pelayanan bandar udara dilakukan berbagai upaya untuk menekan biaya opersional kebandarudraan yang disebut Low Cost Terminal (LCT). Penerbangan dan bandar udara telah berupaya menekan biaya operasionalnya untuk melayani permintaan jasa penerbangan dan jasa penerbangan yang menunjukan pertumbuhan yang makin pesat, tanpa mengurangi kualitas lingkungan.

Peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan bandar udara dikaitkan dengan kelestarian lingkungan. Hal ini berarti mengurangi dampak negatif yang diakibatkan oleh degradasi lingkungan hidup, yaitu berupa pencemaran udara, pencemaran air dan suara bising (kebisingan) yang terjadi di bandar udara yang berakibat buruk terhadap kesehatan manusia dan menimbulkan suasana tidak nyaman. Untuk mewujudkan penyelenggaraan kebandarudaraan yang sehat, bersih, dan nyaman, telah diformulasikan konsep pengembangan bandar udara berwawasan lingkungan atau disebut eco-airport.


Ketersediaan

P04026S629.1 SAK t.Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2019-10-02)
P05400S629.1 SAK t.Tersedia
P05401S629.1 SAK t.Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
629.1 SAK t.
Penerbit Graha Ilmu : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
xi, 110 hal ; 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-262-187-4
Klasifikasi
629.1 SAK t.
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this